Inilah Mitos Dan Fakta Serta Tips Ketika Maghrib

Inilah Mitos Dan Fakta Serta Tips Ketika Maghrib - Larangan keluar rumah di waktu maghrib terutama bagi perempuan dan anak-anak telah berlaku sejak lama di Indonesia. Kepercayaan orangtua dulu pamali atau pantang melakukan aktivitas di luar rumah ketika maghrib tiba karena di luar banyak setan.

Tidak sedikit orangtua yang menakut-nakuti anaknya dengan ancaman setan akan memakan anak-anak yang sedang bermain di luar, berkembanglah mitos tentang wewegombel, kuntilanak, sandikala, atau genderuwo sejenis hantu yang suka menculik dan memakan anak-anak. Lalu benarkah semua itu hanya mitos? Berikut penjelasannya.
Inilah Mitos Dan Fakta Serta Tips Ketika Maghrib
image: ummi-online.com
Baca juga:

Sahabat baismi, waktu maghrib adalah waktu yang misterius. Di era milenium yang serba canggih ini banyak orang yang tidak lagi percaya nasehat orangtua tentang waktu maghrib. Mitos-mitos tentang maghrib semakin ditinggalkan, akhirnya waktu maghrib berlalu begitu saja seolah pergantian hari yang biasa dan tidak bermakna.

Pada waktu maghrib atau senja, alam mengalami peralihan dari siang ke malam hari, langit memancarkan warna jingga kemerahan yang begitu indah. Prof. Dr. Ir. H. Osly Rachman dalam bukunya The Science of Shalat menjelaskan bahwa cahaya merupakan gelombang elektromagnet yang memiliki spectrum warna berbeda satu dan yang lainnya. Setiap warna dalam spectrum mempunyai energi frekuensi dan panjang gelombang yang berbeda.

Pada waktu maghrib, alam mengalami perubahan spectrum warna yang ternyata frekuensinya mendekati frekuensi jin dan setan. Warna alam yang selaras tersebut memberi energi lebih bagi bangsa jin dan setan sehingga pada waktu maghrib inilah mereka bebas berkeliaran di muka bumi, bahkan sesama mereka saling mengejar dan menindas.

Sebahagian setan takut dari kejahatan setan lain yang lebih kuat, maka mereka mencari tempat berlindung di tempat-tempat yang kotor, tempat kosong, atau bahkan di antara sekelompok orang yang sedang duduk-duduk berkumpul. Diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah radhiyallahu 'anhu, Nabi Muhammad SAW. bersabda:

"Jika malam datang menjelang atau kalian berada di sore hari, maka tahanlah anak-anak kalian, karena sesungguhnya ketika itu syaitan sedang bertebaran. Jika telah berlalu sesaat dari waktu malam maka lepaskan mereka. Tutuplah pintu dan berzikirlah kepada Allah SWT. karena sesungguhnya syaitan tidak dapat membuka pintu yang tertutup. Tutup pula wadah minuman dan makan kalian dan berzikirlah kepada Allah SWT. walaupun dengan sekedar meletakkan sesuatu di atasnya, matikanlah lampu-lampu kalian". (Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim).

Anak-anak harus di dalam rumah ketika maghrib

Sahabat baismi, seringkali ditemui seorang anak atau bayi tiba-tiba menjadi sangat rewel dan menangis tiada henti pada waktu petang menjelang maghrib. Ada pula anak-anak yang menjadi sangat emosional atau bersikap yang tidak wajar seperti mengamuk atau berteriak-teriak, itulah salah satu bentuk gangguan setan pada anak-anak.

Oleh karena itu, para orangtua hendaknya menjaga anak-anak mereka agar berada di dalam rumah pada waktu maghrib karena anak-anak mudah sekali di ganggu setan. Anak-anak akan menjadi sasaran gangguan setan karena anak-anak adalah insan yang lemah yang belum mampu mebentengi diri sendiri dengan zikir dan do'a, maka kewajiban orangtualah mencegah anak-anak mereka yang belum baliq agar terhindar gangguan setan. Rasulullah SAW. bersabda:

"Janganlah lepas hewan ternak kalian dan anak-anak kalian apabila matahari terbenam hingga berlalunya awal waktu isya. Karena setan bertebaran jika matahari terbenam hingga berlalunya awal waktu isya". (Hadits Riwayat Muslim).

Selain itu, jika anak-anak dibiarkan main di luar rumah hingga matahari terbenam maka di khawatirkan pakaiannya menjadi kotor bahkan terkena najis padahal dari kotoran dan najis itulah jalan masuk setan untuk mengganggu manusia dan terlebih lagi anak-anak bisa saja terlupa bahwa waktu shalat maghrib segera tiba.

Hentikan sejenak aktivitas ketika maghrib

Sahabat baismi, perubahan spectrum gelombang elektromagnet yang terjadi pada waktu maghrib sesungguhnya juga berpengaruh pada tubuh manusia, itulah sebabnya kita dianjurkan untuk menghentikan sementara segala aktivitas terutama di luar rumah kecuali untuk beribadah kepada Allah SWT.

Pada saat peralihan hari dari sore ke malam, ada banyak tumpang tindih antara dua atau lebih gelombang yang frekuensinya samar yang menyebabkan pembiasan pada penglihatan manusia. Pada waktu maghrib pula kondisi jiwa manusia menjadi labil dan mudah di gangguan setan.

Keberhasilan setan menggoda manusia bukan berarti bahwa manusia akan di rasuki setan kemudian mengalami keadaan yang dikenal dengan kesurupan. Kejahatan setan pada waktu maghrib adalah memasukan bisikan kepada manusia untuk berbuat maksiat atau bahkan berbuat syirik.

Rasulullah SAW. menganjurkan umat-Nya agar mempersiapkan diri menyambut ibadah shalat maghrib sejak lepas waktu ashar. Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Rasulullah SAW, bersabda:

"Senantiasa berganti-ganti malaikat yang menjagamu anatara malaikat yang bertugas malam dengan malaikat yang bertugas siang mereka bertemu di waktu shalat subuh dan shalat ashar. Kemudian naiklah malaikat yang bertugas malam menjaga kamu itu, lalu Tuhan bertanya kepada mereka sedangkan Tuhan lebih mengetahui keadaan hamba-hamba-Nya itu, 'Bagaimana keadaan hamba-hambaKu?' Mereka menjawab, 'kami meninggalkan mereka ketika mereka shalat'". (Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim).

Betapa indahnya apabila malaikat siang meninggalkan seseorang dalam keadaan sedang beribadah kepada Allah SWT. dan ketika malaikat malam datang, seseorang itu masih bertasbih memuji Ilahi Rabbi.

Orang-orang yang menjaga zikirnya selepas ashar hingga memasuki waktu maghrib tentu tidak akan melewatkan keutamaan shalat maghrib berjama'ah di masjid bagi laki-laki. Sementara bagi perempuan dan anak-anak, shalat berjama'ah di rumah. Allah SWT. berfirman yang artinya:

"Dan bertasbilah sambil memuji Tuhanmu sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya". (Al-Qur'an Surat Qoof Ayat 39).

Waktu datang menjelang maghrib juga merupakan waktu yang di mualiakan untuk berdo'a. Diriwayatkan dari Annas bin Malik, Rasulullah SAW. bersabda:

"Aku duduk bersama orang-orang yang berzikir kepada Allah Ta'ala mulai shalat subuh hingga terbit matahari, lebih aku senangi daripada memerdekakan empat orang budak dari anak Ismail. Dan aku duduk bersama orang-orang yang berzikir mulai shalat ashar hingga tenggelam matahari lebih aku senangi daripada memerdekakan empat orang budak". (Hadits Riwayat Abu Dawud dan baihaqi).

Baca juga:

Sahabat baismi, itulah penjelasan tentang mitos, fakta, dan tips ketika maghrib. Allah SWT. telah menciptakan waktu maghrib dengan keistimewaan dan juga tuntunan dalam melewatinya, maka sepatutnya kita sebagai umat muslim tidak serta merta mempercayai mitos atau cerita seputar waktu maghrib selain yang bersumber dari Al-Qur'an dan hadits sehingga kita terjebak dalam dosa syirik.

Silahkan share tulisan ini ke media sosial agar teman-teman kita juga mengetahui bahwa ada mitos dan fakta ketika maghrib, dan semoga tulisan ini dapat memberi manfaat dan menambah wawasan kita dan tetap semangat menyebarkan kebaikan. Aamiin.

Advertisement