Benarkah Ada Dua Malaikat Yang Mendatangi Orang Sakit?

Benarkah Ada Dua Malaikat Yang Mendatangi Orang Sakit? - Mungkin bagi setiap orang tak ada yang menginginkan bahkan seperti kata pepatah "sehat itu mahal harganya". Bagaimana tidak, rasa sakit dapat membuat tubuh kita lemah tak berdaya dan terpaksa meninggalkan rutinitas sehari-hari.

Hal itu pula yang dirasakan oleh beberapa artis di Indonesia, sakit yang di derita mereka terbilang cukup serius, hingga butuh rehat dalam waktu yang cukup lama, bahkan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit yang disebabkan oleh penyakit yang mereka alami.
Benarkah Ada Dua Malaikat Yang Mendatangi Orang Sakit?
Image: limedit.blogspot.com
Baca juga:

Sahabat baismi, taukah kamu jika sebagai manusia tak ada alasan untuk sedih dan mengeluh saat diberikan sakit? Justru kita harusnya bersyukur karena hal itu merupakan bukti kasih sayang Allah SWT. kepada hamba -Nya, bahkan rasa sayang Allah Ia tunjukkan dengan mengutus dua malaikat untuk selalu menjaga kita dalam sakit, benarkah demikian? Rasulullah SAW. bersabda yang artinya:

"Apabila seorang hamba sakit, maka Allah akan mengirimkan kepadanya dua malaikat. Lalu Allah berfirman: lihatlah apa yang ia ucapkan kepada para penjenguknya. Jika ia memuji Allah dan menyanjung-Nya, maka kedua malaikat itu melaporkannya kepada Allah dan Allah Maha mengetahui. maka Allah berfrman: Aku berjanji untuk hamba-Ku itu, jika Aku wafatkannya maka Aku akan memasukkannya kesurga. Dan jika Aku menyembuhkannya, maka Aku akan menggatikan daging yang lebih baik darinya, dan darah yang lebih baik darinya, dan Aku akan menggurkan dosa-dosanya". (Hadits Riwayat Malik dalam Al Muwatha, dishahihkan oleh al Baniah).

Sahabat baismi, jika kita pernah mendengar tentang hadits adanya empat malaikat yang mendatangi orang sakit maka hadits tersebut dapat dikatakan dhaif karena telah dijelaskan Rasulullah SAW. dalam sabdanya hanya ada dua malaikat yang datang.

Menurut dokter Ahmad dalam sebuah buku yang berjudul Haruna fi ad din wa al-Hayat yang dikutip dari tabloid Syi'ar, terdapat empat hikmah dari sakit yang dialami oleh manusia. Apa saja hikmah tersebut?

1. Sakit adalah kesempatan untuk beristirahat

Sakit merupakan kesempatan untuk beristirahat karena kecenderungan manusia ketika sehat adalah memperlakukan tubuhnya seperti robot, ia terus berkerja demi mengejar kenikmatan dan kesenangan materi tanpa henti, namun lupa memperhatikan kesehatan dirinya sendiri, bahkan ia tidak menyadari bahwa otot-otot yang ada di dalam tubuhnya memiliki keterbatasan. Maka ketika seseorang jatuh sakit, ia memperoleh kesempatan untuk beristirahat sambil melakukan introspeksi dan berfikir untuk memperbaiki pola hidupnya setelah sembuh nanti.

2. Sakit adalah pendidikan bagi diri sendiri

Ketika seseorang sakit parah dia akan memahami sehat itu mahal harganya, karena apabila sedang sakit dia pun rela mengeluarkan apa saja yang dia miliki untuk mendapatkan kesembuhan. Maka ketika seseorang dilanda sakit, ia akan merasakan betapa nikmatnya selalu ditemani, dilayani, disediakan makanan, dan yang paling nikamat adalah selalu dihibur dan setelah sembuh nanti dia akan tahu apa yang harus dia lakukan ketika saudara atau temannya yang sakit.

3. Sakit merupakan teguran atas kesombongan manusia

Ketika sehat manusia terkadang bertingakh seolah-olah dialah makhluk yang paling tangguh dan paling berkuasa. Namun ketika sakit menimpanya, sekuat apapun manusia dan sebesar apapun kekuasannya, manusia tidak dapat beranjak dari tempat tidurnya. Maka ketika itu dia tidak lebih dari tulang dan darah yang hanya dibungkus oleh kulit.

4. Sakit merupakan kesempatan untuk memperbaiki hubungan keluarga

Kerabat akan semakin dekat dengan kita. Misalnya ketika seorang anak sakit, orang tua akan semakin sayang dan perhatian terhadap anaknya. Maka sebaliknya ketika orang tua sakit sang anak akan samakin sayang dan hormat kepada orang tuanya.

Sahabat baismi, demikianlah penjelasan mengenai dua malaikat yang mendatangi orang sakit. Maka dapat kita petik hikmahnya bahwa janganlah bersedih apabila ditimpa sakit, sebab hal ini adalah bukti rasa sayang Allah SWT. kepada hamba-Nya.

Baca juga:

Sahabat baismi, bersyukurlah kepada Allah SWT. jika diberikan sakit daripada mencelanya. Sebagaimana Rasulullah SAW. bersabda yang artinya:

"Janganlah kamu mencela demam. Karena sesungguhnya demam itu mengikis kesalahan anak cucu adam sebagaimana bara api mengikis keburukan besi". (Hadits Riwayat Muslim).

Sahabat baismi, ketika kita sakit maka Allah SWT. menghapus segala dosa-dosa hamba-Nya dan ini merupakan bukti bahwa Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Semoga tulisan ini dapat menambah wawasan kita dan bermanfaat bagi kita semua. Amin.

Advertisement