Bagaimanakah Kosmetik Waterproof Menurut Pandangan Islam?

Bagaimanakah Kosmetik Waterproof Menurut Pandangan Islam? - Bagi wanita berdandan merupakan hal yang rutin dilakukan setiap hari, baik itu pergi ke kantor, menghadiri pesta, maupun hanya sekedar kumpul bersama teman dan keluarga, bahkan tak sedikit kaum hawa yang rela melakukan apa saja demi terlihat menarik dan sedap untuk dipandang, mulai dari mengenakan alas bedak, maskara, pensil alis, serta lipstik untuk menunjang penampilan mereka.
Bagaimanakah Kosmetik Waterproof Menurut Pandangan Islam?
Image: candradewojati.com
Baca juga:

Seiring perkembangan teknologi, kini hadir peralatan kosmetik yang tahan lama atau sering disebut dengan waterproof, dan biasanya para wanita lebih memilih berdandan dengan kosmetik ini karena formulanya yang tahan air dapat membuat make up tidak luntur terkena keringat maupun air, baik saat berwudhu atau cuci muka.

Namun tahukah kamu, bagaimana jika muslimah menggunakan kosmetik waterproof ini? Benarkah menggunakan waterproof wudhu menjadi tidak sah? Berikut penjelasannya.

Apa itu Kosmetik Waterproof?

Kosmetik tahan lama atau wateproof merupakan kosmetik yang berbahan dasar minyak silikon yang disebut dengan diamonticon. Bahan ini dapat membatu menjaga kulit agar tetap lembut serta mudah diserap oleh kulit dan rambut, karena inilah kosmetik waterproof tidak mudah terhapus, biasanya bahan kosmetik ini kerap digunakan pada maskara, lipstik, alas bedak dan lain sebagainya.

Selain itu, kosmetik waterproof ini termasuk air dalam minyak, yang berarti komponen minyak lebih besar daripada komponen airnya, dan komponen minyak pada kosmetik waterproof ini dapat menghalangi penetrasi air ke dalam kulit, maka untuk membersihkannya diperlukan surfaktan yaitu sebuah bahan yang dapat mengurangi kontak minyak dengan kulit sehingga kosmetik waterproof dapat dibersihkan dan pembersih yang digunakan adalah dalam bentuk milk cleanser atau festonik.

Bolehkah Wanita Muslimah Mengenakan Kosmetik Waterproof?

Sahabat baismi, lalu bagaimanakah jika waterproof ini kita kenakan setiap hari untuk keperluan pekerjaan? Benarkah wudhu kita menjadi tidak sah karena kosmetik yang bersifat tahan lama tersebut? Rasulullah SAW. bersabda yang artinya:

"Shalat tidak diterima tanpa wudhu". (Hadits Riwayat Tirmidzi, Hasan).

Dari hadits ini telah dijelaskan bahwa berwudhu adalah aktivitas penting dan paling utama agar kita melaksanakan sholat yang merupakan kewajiban seorang muslim.

Selain itu para ulama juga sepakat bahwa diantara rukun wudhu adalah mengalirnya air diatas kulit kita, jadi apabila terdapat bagian tubuh yang seharusnya dibasuh namun tidak dibasuh, maka wudhunya tidak lengkap dan sholat yang ia kerjakan menjadi tidak sah.

Dampak Buruk Penggunaan Kosmetik Waterproof dalam Jangka Waktu yang Lama

Sahabat baismi, kosmetik waterproof tak hanya membuat wudhu kita menjadi tidak sah saja, namun ada beberapa dampak negatif yang ditimbulkan, diantaranya adalah sebagai berikut.

1. Maskara waterproof dapat membuat bulu mata rontok

Apabila kita menggunakan maskara waterproof setiap hari dapat membuat bulu mata berjatuhan atau rontok, karena maskara jenis ini kurang mengandung bahan pelembab dibandingkan maskara biasa, sehingga dapat membuat bulu mata kita cepat berjatuhan,. Selain itu ketika membersihkannya pun lebih sulit, karena akan menarik beberapa helai bulu mata sehingga bulu mata ikut tercabut.

2. Eye liner waterproof dapat menyumbat saluran mata

Jika eye liner digunakan setiap hari maka partikel dari liner dapat mengapung dari air mata dan menyumbat saluran mata. Hal ini dapat menyebabkan infeksi mata, bintikan dan memicu alergi pada mata terutama karena adanya pengawet dan bahan kimia yang terkandung dalam produk tersebut.

3. Kosmetik waterproof dapat membuat kulit menjadi infeksi

Cairan untuk menghilangkan kosmetik waterproof cukup keras, sehingga dapat menghapus sebum yang terdapat pada kulit kita. Sebum merupakan pelindung alami kulit dari sinar matahari, jadi apabila sebum terhapus maka akibatnya kulit menjadi rentan terhadap infeksi dan pada umumnya mengakibatkan penuaan dini dan keriput.

Selain itu, bagi wanita yang memiliki kulit sensitif, maka sebaiknya tidak menggunakan kosmetik jenis ini, karena dapat menutup pori-pori kulit sehingga jerawat lebih mudah muncul.

Baca juga:

Sahabat baismi, itulah penjelasan mengenai penggunaan kosmetik waterproof dari sudut pandang islam, maka sebagai wanita muslimah jika ingin tampil menarik ada baiknya harus pintar dalam memilih kosmetik, karena selain membuat iritasi, kosmetik waterproof juga membuat ibadah sholat kita menjadi tidak sah. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita semua dan menambah ilmu kita. Amin.

Advertisement