Ciri-Ciri Istri Pengundang Rezeki Bagi Suami

Ciri-Ciri Istri Pengundang Rezeki Bagi Suami - Tahukah kamu jika rezeki Allah tidak hanya datang melalui nafkah yang diupayakan suami. Namun juga bisa datang melalui sifat dan perilaku seorang istri di dalam rumah tangga.

Sahabat baismi. Menikahlah, maka pintu rezeki akan terbuka itulah janji Allah Swt. bagi siapa pun yang akan membangun bahtera rumah tangga.

Artikel ini akan baismi bahas beberapa sifat istri yang dapat mengundang rezeki bagi suami dan juga keluarganya.
Ciri-Ciri Istri Pengundang Rezeki Bagi Suami
Image: ayo-bagikan.blogspot.com
Berikut ini 7 ciri-ciri istri pengundang rezeki bagi suami serta bagi keluarganya yang perlu kamu ketahui.

Baca juga:

1. Istri yang taat kepada suami

Ketaatan seorang istri terhadap suami adalah suatu keharusan selama tidak bertentangan terhadap perintah Allah Swt. Rasulullah bersabda:

"Jika aku boleh menyuruh seseorang untuk sujud kepada orang lain niscaya aku akan meyuruh seorang istri untuk sujud kepada suaminya". (Hadits Riwayat Tarmidzi dan Ibnu Majah).

2. Selalu Qana'ah (menerima apapun yang diberi suami)

Qana'ah artinya merasa cukup dengan apa yang dimiliki dan ridho bahwa itu merupakan ketentuan Allah Swt. Menjadi istri yang Qana'ah berarti selalu ridho dengan apa pun yang diberikan suami dan ikhlas menerimanya dengan lapang dada.

Lawan dari Qana'ah adalah Tamak yang merupakan senantiasa tergiur oleh kehidupan duniawi dan tidak pernah merasa cukup.

Istri yang Qana'ah selalu memuji dan mensyukuri segala pemberian dari suami. Istri yang Qana'ah ini akan terbentengi dengan mengingkari kebaikan suami yang merupakan salah satu sebab banyaknya wanita menjadi penghuni neraka. Sifat Qana'ah ini tidak berambisi mendapatkan apa yang ada ditangan orang.

Sahabat baismi. Berapa banyak suami yang memilih jalan kejahatan, berbuat curang, menipu dan bahkan melakukan korupsi hanya karena untuk memenuhi tuntunan dari sang istri yang diluar kewajaran. Sebaliknya dengan istri yang Qana'ah, rumah tangga akan terasa lebih tentram dengan pemberian Allah. Rasulullah bersabda dalam Hadits Abu Sa'id Al Khudri:

"Siapa yang menampakkan kecukupan niscaya Allah akan membuatnya kaya". (Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim).

3. Menjaga harta suami ketika tidak berada dirumah

Ketika suami pergi mencari nafkah atau dalam kondisi terpisah dari suami, harta suami adalah amanah yang harus dipegang teguh oleh istri. Harta suami yang ada padanya hendaknya dipergunakan untuk hal yang bermanfaat.

Seorang istri yang berada dirumah saat suaminya bekerja harus memelihara kehormatannya. Misalnya dengan berhati-hati menerima tamu yang sekiranya kurang pantas, membatasi keluar rumah bila tidak terlalu penting, dan tidak menceritakan aib atau rahasia suami kepada orang lain juga bagian dari menjaga kehormatan suami.

Di zaman sosial media seperti sekarang ini banyak dijumpai istri yang curhat secara terbuka dan fulgar di media sosial. Misalnya istri yang mengungkapkan kesedihan atau kemarahannya saat ada masalah dengan suami. Tak jarang aib diri dan suami diperlihatkan tanpa merasa malu dan bersalah. Padahal seharusnya persoalan rumah tangga bukan untuk diketahui oleh orang lain apa lagi menyangkut dengan aib dan rahasia suami istri. Rasulullah bersabda:

"Sebaik-baiknya wanita ialah jika kau pandang ia menyenangkanmu, jika kau perintah ia mentaatimu, jika kau tinggalkan ia menjagamu dalam hal harta dan menjaga dirinya". (Hadits Riwayat Abu Daud).

4. Tidak boros

Sudah selayaknya istri bisa mengatur keuangan rumah tangga secara cermat dan tidak menghamburkan uang untuk sesuatu yang kurang bermanfaat. Ibnu Mas'ud dan Ibnu Abbas mengatakan "Takziah atau pemborosan adalah infakan sesuatu bukan pada jalan yang benar". Allah Swt. berfirman:

"Dan berikanlah haknya kepada kerabat dekat juga kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan. Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya orang-orang yang pemboros itu adalah saudara syaitan, dan syaitan itu sangat ingkar kepada Tuhannya". (Al-Qur'an Surat Al Isra Ayat 21 dan 27).

Meski begitu, seorang suami harus paham kebutuhan istri dan keluarganya serta berusaha untuk mencukupinya.

5. Selalu bersyukur

Rasa syukur sebaiknya tidak hanya dipanjatkan saat mendapat rezeki berupa uang saja. Namun juga atas karunia lain seperti bersyukur atas anak-anak yang pandai mengaji, bersyukur saat karir suami lancar, bersyukur saat suami memberi kejutan hadiah dan bersyukur atas tiap kebaikan yang diterima keluarganya.

6. Selalu bertawakal

Tawakal menjadikan seorang istri yang mampu memudahkan aliran rezeki pada suaminya seperti janji Allah Swt. dalam Al-Qur'an:

"Dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusanNya. Sungguh Allah telah mengadakan ketentuan bagi setiap sesuatu". (Al-Qur'an Surat At Thalaq Ayat 3).

7. Istiqamah melakukan ibadah

Untuk membuka pintu rezeki suami, seorang istri yang Istiqamah melakukan ibadah seperti memperbanyak Istiqfar, sholat Zhuha, sholat malam, silahturrahmi dengan sesama dan juga sedekah serta yang tidak kalah pentingnya yang harus dilakukan seorang istri adalah Do'a untuk suami tercinta.

Baca juga:

Selain usaha dari sang suami, hendaknya seorang istri tidak putus memohan Do'a kepada Allah Swt. demi rezeki yang berkah dan melimpah untuk suami serta keluarganya karena sesungguhnya kesuksesan seorang suami berawal dari Do'a sang istri.

Sahabat baismi. Demikianlah ciri-ciri istri pengundang rezeki bagi suami, semoga artikel ini bermanfaat bagi kamu seorang istri atau bagi kamu seorang suami dan selalu berdo'a kepada Allah Swt.

Advertisement