Teori Evolusi Dalam Pandangan Islam

Teori Evolusi Dalam Pandangan Islam - Salah satu misteri kehidupan yang paling sering diteliti oleh para ahli adalah tentang sirkus penciptaan kehidupan dan bagaimana manusia bisa hidup hingga saat ini.

Teori evolusi yang diunggapkan oleh Charles Darwin dalam bukunya The Origin of Species pada tahun 1959 menjadi salah satu teori tentang sifat dan karakter manusia yang hingga kini masih banyak diyakini oleh beberapa kalangan.
Teori Evolusi Dalam Pandangan Islam
image: www.kompasiana.com
Baca juga:

Teori Evolusi Charles Darwin

Teori ini menyimpulkan bahwa bentuk psikologis manusia saat ini merupakan hasil evolusi Ras Kera yang banyak memiliki persamaan Anatomy jaringan serta sistem organ dengan manusia seolah belum cukup panjang perdebatan akibat teori Darwin.

Baru-baru ini dunia dihebohkan pula dengan munculnya Hipotesis Dokter Until Mekarti seorang ahli genetika dari University of Georgia Amerika Serikat yang mengklaim bahwa manusia purba berasal dari Hibridasi Babi Jantan dan Simpanse Betina.

Lalu, benarkah semua teori-teori tersebut menjadi jawaban pasti akan misteri tentang kehidupan manusia?

Sahabat baismi, dalam Al-Qur'an telah dengan jelas disebutkan bahwa manusia dan hewan diciptakan dari asal muasal yang berbeda. Allah SWT. berfirman dalam Surat Al-Hijrah Ayat 28 dan 29 tentang proses penciptaan manusia:

"Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat : 'Sesungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk, maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniupkan kedalamnya ruh (ciptaan)-Ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud'." (Al-Qur'an Surat Al-Hijrah Ayat 28 dan 29).

Sementara hewan tidak diciptakan Allah dari segumpal tanah melainkan dari air, maka jelaslah bahwa manusia tidak mungkin berasal dari hasil evolusi seekor binatang dan ironisnya tak banyak peneliti yang mau mengupas kebenaran dalam Al-Qur'an hingga akhirnya kebenaran sesungguhnya perlahan terungkap.

Sahabat baismi, tahukah kamu dari sisi ilmiah teori Darwin diyakini memiliki banyak kelemahan bahkan sejak tahun 2001 di Scalpel Institut telah berhasil mengumpulkan ratusan ilmuan guna menandatangani petisi menolak teori Darwin.

Teori Charles Dawson Palsu Dibuktikan Oleh Joseph Wener

Selain itu, penemuan tengkorak milik manusia oleh Charles Dawson pada tahun 1912 yang di klaim menjadi dasar bukti bahwa manusia saat ini adalah hasil evolusi dar kera ternyata adalah palsu sebagaimana dibuktikan oleh Profesor Antropologi dari Oxford yang bernama Joseph Wener 40 tahun setelah penemuan oleh Charles Dawson tersebut.

Dari uji florin didapatkan bahwa tulang tengkorak manusia itu berusia tidak lebih dari ratusan tahun saja, sedangkan tulang rahang yang berasal dari orang hutan yang telah mati dan gigi-gigi yang ditemukan bersamaan ternyata hanyalah tambahan untuk memperkuat penemuan Charles Dawson itu.

Bantahan keras juga datang dari berbagai ulama islam yang memiliki dasar keilmuan kuat tentang kesesatan teori Darwin. Dalam sebuah ceramah agama Ustadz Yusuf Estez memberikan bantahannya. Dokter medis sekaligus ulama Dr. Zakir Naik dalam sebuah ceramah agama juga memberikan jawaban atas sebuah pertanyaan seorang pemuda terkait pandangan islam terhadap teori evolusi milik Charles Darwin.

Sayangnya teori-teori tentang penciptaan manusia yang bertentangan dengan islam telah banyak dibukukan dan bahkan terkadang dijadikan acuan pembelajaran bagi anak-anak padahal semua itu masih berupa teori yang kepastian kebenarannya tidak dapat dibuktikan sepenuhnya.

Sahabat baismi, tidak ada larangan dalam islam bagi seseorang untuk mencari jawaban atas ribuan pertanyaan tentang kehidupan bahkan islam sangat mendorong setiap manusia untuk terus belajar dan mempelajari tanda-tanda kebesaran Allah SWT. Maka tak heran ayat Al-Qur’an pertama yang Allah SWT. turunkan berupa perintah untuk membaca.

Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah, yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam, Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.” (Al-Qur’an Surat Al-Alaq Ayat 1-5).

Baca juga:

Namun harus di ingat bahwa perkembangan ilmu pengetahuan harus sejalan dengan perkembangan tingkat keimanan kita kepada Sang Maha Pencipta Allah SWT. karena keberhasilan seseorang tidak hanya semata-mata berasal dari badan pikirannya saja tetapi juga dari petunjuk-petunjuk yang telah Allah berikan di atas muka bumi ini agar manusia tidak jauh tersesat.

Sahabat baismi, itulah sedikit penjelasan  tentang teori evolusi dalam pandangan islam, semoga tulisan ini dapat memberi manfaat dan menambah ilmu kita dan tetap semangat berbagi kebaikan. Aamiin.

Advertisement